Sub Domain

  • Misalkan situs anda adalah mysite.web.id.
  • Anda menginstall blog dan menaruhnya di direktori yang diakses melalui mysite.web.id/blog/
  • Anda bisa mengarahkan direktori blog ke sub-domain dengan cara menambahkan sub-domain pada Control Panel hosting anda.
  • Sekarang anda bisa mengakses blog melalui mysite.web.id/blog atau blog.mysite.web.id.
  • Fitur sub-domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda.

Add-on Domain

  • Anda punya dua domain yaitu mysite.web.id dan myblog.web.id.
  • Anda ingin dua domain tersebut terpisah atau berdiri sendiri pada hosting yang sama.
  • Add-on domain adalah domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah situs/domain
  • misal www.mysite.web.id adalah domain utama situs anda, anda lalu mengatur agar www.myblog.web.id menampilkan isi dari www.mysite.web.id/blog/
  • Saat membuka www.myblog.web.id dari internet, pengunjung tidak mengetahui bahwa yang dibuka itu adalah www.mysite.web.id/blog/
  • Add-on domain berbagi pakai semua hal, termasuk kapasitas, bandwidth dan cPanel.
  • Untuk add-on domain, anda hanya punya satu cPanel.
  • Untuk mendapatkan add-on domain, anda harus membeli dua domain.
  • Pada kedua domain tersebut diset dengan Name Server yang sama.
  • Untuk mengatur FTP dan account email myblog.web.id bisa dilakukan dengan cPanel mysite.web.id
  • Fitur add-on domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda.

Parked Domain

  • Anda punya dua domain yaitu mysite.net dan mysite.com
  • mysite.net adalah domain situs anda saat ini dan anda ingin menambahkan mysite.com
  • Anda ingin agar kedua link tersebut mengarah pada satu lokasi yang sama. Dengan kata lain, ketika mengetik www.mysite.net atau www.mysite.com anda mendapatkan halaman yang sama pada website anda.
  • Untuk mendapatkan parked domain anda harus membeli dua domain.
  • Anda bisa mengatur account e-mail melalui cPanel hosting anda.
  • Fitur parked domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda.