Pages: << 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 ... 19 >>
Tak bisa dipungkiri kalau Android menjadi salah satu batu sandungan bagi pemain sistem operasi yang lain sudah lebih dulu eksis di pasar. Malahan diprediksi OS Android akan menguasai pasar smartphone secara kuat. Hal ini disebabkan OS ini berbasis Open Source sehingga banyak pengembang yang tertarik.package com.example.helloandroid;
import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
import android.widget.TextView;
public class HelloAndroid extends Activity {
/** Called when the activity is first created. */
@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
TextView tv = new TextView(this);
tv.setText("Hello, Android");
setContentView(tv);
}
}
Tuh kan, nggak jauh beda dengan Java. Bagi yang sudah
terbiasa dengan Java pasti tidak akan kesulitan dalam
mempelajarinya.
Selamat Mencoba.
Rasanya sudah banyak orang tahu istilah GPS yang merupakan kependekan dari Global Positioning System. Sistem ini membuat orang bisa mengetahui lokasi dirinya atau orang lain di muka bumi. Supaya bisa begitu, orang yang lokasinya hendak diketahui harus punya perangkat penerima sinyal GPS.
Perangkat GPS menangkap 3 sinyal dari 24 satelit GPS yang ada di luar angkasa. Perangkat GPS kemudian melakukan perhitungan jarak ke setiap satelit. Dari perhitungan itu, perangkat GPS kemudian mengetahui posisi pemegangnya.
Supaya perangkat GPS bisa menangkap sinyal dengan baik, perangkat harus berada di luar ruangan, bahkan harus dibawah langit terbuka. Kekuatan sinyal bisa berkurang kalau perangkat GPS berada di bawah pohon, dibawah gedung-gedung pencakar langit atau di dalam kendaraan. Sinyal hampir bisa dipastikan menghilang kalau pembawa perangkat GPS masuk ke dalam gedung.
Itulah kelemahan GPS. Makanya, muncullah perbaikan untuk masalah itu. Ialah A-GPS, perbaikannya. A-GPS adalah kependekan dari Assisted-GPS. Anda barangkali sudah sering mendengar istilah A-GPS ini kalau melihat iklan beberapa handphone.
Kenapa handphone? Saat ini, yang paling mungkin membantu GPS adalah jaringan telepon. Coba deh cek layar handphone Anda saat Anda berada di dalam Senayan, Jakarta. Kalau Anda aktifkan suatu fitur akan muncul tulisan “Senayan” di layar handphone. Jadi, dengan menggunakan jaringan telepon seluler, posisi seseorang bisa diketahui berdasarkan BTS (Base Transceiver Station) yang saat ini digunakan handphone.
Untuk menentukan posisi dengan tepat, ada sebuah server pembantu (assistance server). Server ini memiliki satelit dengan sinyal yang sangat baik dan mampu melakukan perhitungan yang rumit untuk menentukan posisi handphone. Server itu juga bisa menyajikan data dari satelit GPS sehingga handphone terhubung dengan satelit kemudian menentukan lokasi handphone.
Karena sinyal handphone bisa menembus ke dalam ruangan, masalah yang dihadapi oleh GPS bisa pun teratasi. Jadi pengguna bisa “blusak-blusuk” sampai ke daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh satelit seperti di bawah atap. Ketika berada di tempat seperti ini, A-GPS mengambil alih tugas mencari posisi chip GPS dalam handphone. Jadi A-GPS akan mengurangi pulsa anda.
Sumber: TeknologiNet
Orang Indonesia memang lucu.
Ketika virus entrepreneurship akhir-akhir ini makin menggila, banyak orang seakan-akan kalap mengambil berbagai kesempatan yang ada. Lantas, larislah berbagai pameran bisnis dan waralaba yang sekarang ada di mana-mana.
Lucunya, ketika bertanya di booth-booth pameran, pertanyaan lucu yang selalu mengemuka adalah, “Balik modalnya berapa lama ?” Atau yang lebih lucu lagi, “Kalau bisnisnya sampai bangkrut, bagaimana ?”
Orang Indonesia memang lucu.
Franchise, Licence, Business Opportunity (BO), atau apapun labelnya pada dasarnya adalah suatu bentuk penawaran kerjasama kemitraan untuk mengembangkan suatu merek dan konsep bisnis tanpa perlu sendirian. Bahwa para mitra diuntungkan karena sudah adanya brand, sistem, standar bahan baku, pelatihan, dan berbagai dukungan lainnya, itu adalah sebuah kemudahan untuk memulai bisnis tanpa perlu merangkak dari nol. Resiko kegagalan di awal memulai bisnis bisa lebih diminimalisasi. Ingat, diminimalisasi, bukan dieliminasi. Resiko tetap ada.
Kadang orang Indonesia sering bias antara mindset entrepreneur dan investor. Entrepreneur adalah orang yang membangun dan mengembangkan bisnisnya. Ada keberanian untuk memulai, kekuatan mental untuk jatuh bangun, tekad yang luar biasa untuk tetap maju apapun rintangan yang dihadapi, kejelian menangkap peluang dan menterjemahkan peluang itu menjadi sumber uang, kemampuan untuk mengelola karyawan, serta kesediaan untuk selalu melayani pelanggan.
Investor, di sisi lain, lebih banyak berkonsentrasi pada bagaimana cara memperoleh tingkat pengembalian yang optimal untuk sejumlah kapital yang ditanamkan. Tidak perlu mengembangkan pasar. Tidak perlu memikirkan kepuasan pelanggan. Tidak perlu pusing menangani karyawan. Cukup kejelian menangkap peluang, dan keberanian untuk mengambil peluang dengan tingkat resiko yang diperhitungkan.
Orang Indonesia memang lucu.
Ketika mengambil suatu franchise atau licence, tanpa pandang bulu, kerap kali yang digunakan adalah mindset investor. Oleh karena itu hitung-hitungannya pun lebih banyak bersifat investasi. Kalau saya investasi sekian, balik modal berapa lama. Kalau saya letakkan di lokasi yang seperti ini, bisa dapat laba berapa. Dan seterusnya. Persis seperti mindset ketika menabung di deposito atau membeli ORI.
Padahal, karakter setiap franchise, licence, atau BO itu berbeda. Ketika Anda
mengambil kemitraan GwGuyur, Bakso Malang Cak Eko, Salon Muslimah MOZ5, atau minimarket Omi misalnya, diperlukan mitra yang siap untuk bersama-sama mengembangkan outlet dengan segala resikonya. Anda tidak bisa hanya berinvestasi di muka lalu tidur lelap selamanya, sambil berharap omzet dan laba terus meningkat setiap waktu.
Walaupun tidak perlu ditunggui setiap saat karena sudah dibantu oleh sistem dari pusat, keterlibatan Anda tetap diperlukan. Dalam menangani karyawan, dalam mempromosikan cabang, dalam pengawasan stok, atau aspek pengelolaan operasional lainnya. Mengapa ? Karena memang pada kemitraan jenis ini pengelolaan berada di tangan Anda.
Untuk kemitraan jenis ini, mindset dan mental entrepreneurship Anda mutlak diperlukan. Bagi Anda yang benar-benar ingin menjadi entrepreneur, ini adalah kemudahan yang luar biasa untuk belajar tanpa perlu dari nol. Tidak perlu trial and error. Tapi ingat, ini bisnis Anda, maju mundurnya bisnis tetap berada di tangan Anda.
Berbeda apabila Anda mengambil penawaran franchise atau kemitraan yang
pengelolaannya bersifat terpusat seperti Indomaret, Alfamart, Londre, Laundrette, Circle K, dan beberapa lainnya. Anda tinggal menyetorkan sejumlah dana, mencari lokasi yang strategis, lalu merenovasinya sesuai standar mereka. Setelah itu, Anda bisa ongkang-ongkang kaki sambil menunggu berapa bagi hasil yang akan ditransfer ke rekening Anda.
Kelihatannya enak. Namun ini tipe bisnis bagi mereka yang memiliki karakter investor, bukan entrepreneur. Pemilihan barang, karyawan, pengaturan operasional, hingga aspek keuangan ada di bawah kontrol manajemen pusat. Bukan Anda. Bagi mereka yang ingin mengembangkan diri menjadi seorang entrepreneur sejati, bukan di sini tempatnya. Yang Anda peroleh adalah uangnya, bukan exposure bisnisnya. Sebaliknya, bagi Anda yang ingin bertransformasi menjadi investor, inilah tipe bisnis yang cocok bagi Anda. Tapi ingat, tetap bukan tanpa resiko, karena setiap lokasi tetap memiliki karakteristik tersendiri yang tidak bisa ditebak 100% sebelum betul-betul masuk ke sana.
Orang Indonesia memang lucu.
Katanya ingin menjadi entrepreneur, tetapi tidak mau mengambil resiko. Katanya ingin menjadi kaya, tetapi ingin hasil instan. Katanya ingin memiliki bisnis sendiri, tetapi tidak mau repot menangani seluk-beluk bisnis dan karyawan. Katanya ingin maju dan berkembang, tetapi tidak mau terlibat dalam merintisnya setahap demi setahap.
Hahaha, orang Indonesia memang lucu.
Kalau memang tidak mau capek mengelola bisnis sebagai entrepreneur, tetapi juga tidak punya cukup dana untuk menjadi seorang investor, apalagi kemampuan untuk mengambil peluang dan resiko yang diperlukan untuk menjadi keduanya… wah, ya repot. Berarti Anda belum siap meninggalkan zona nyaman.
Mungkin, memang lebih baik Anda tetap menjadi karyawan saja…
Sumber: Kaya Dari Rumah

Iron Man 2 adalah sekuel dari film Iron Man produksi tahun 2008 dan direncanakan akan menjadi trilogi. Iron Man adalah tokoh superhero yang diangkat dari komik berjudul sama terbitan Marvel Comics. Tak banyak yang berubah di Iron Man 2.
Tokoh Iron Man pertama kali muncul dalam komik Tales of Suspense #39 pada bulan Maret 1963, diciptakan oleh Stan Lee, Larry Lieber, Don Heck dan Jack Kirby. Superhero ini lahir di Long Island dengan nama Anthony Edward Stark, putra dari Howard dan Maria Stark. Karena kejeniusannya, pada usia 15 tahun Tony masuk MIT untuk mempelajari mechatronic engineering. Saat kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan, Tony pun mewarisi Stark Industries, sebuah perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi senjata serta teknologi pertahanan.
Tony pernah tertangkap oleh teroris dan dipaksa untuk membuat senjata bagi mereka. Walau terluka parah saat tertangkap, Tony berhasil diselamatkan oleh Dr. Ho Yinsen dengan cara menanamkan elektromagnet di dadanya. Selain itu di dada Tony juga dipasang arc reactor. Arc reactor ini menggunakan Palladium yang berfungsi sebagai sumber energi bagi elektromagnet maupun armor. Bagi moviegoers yang tidak mengikuti komik Iron Man, sedikit informasi bahwa baju tempur atau baju baja Iron Man ada banyak macamnya. Stark menciptakan banyak armor dengan keunggulan masing-masing seperti : War Machine, Modular Armor, Arctic Armor, Mark II, Mark IV, dll. Sedang yang digunakan Stark saat pertempuran menjelang akhir cerita adalah Mark VI Armor. Marvel bekerjasama dengan Kotobukiya juga memproduksi replika patung mini Iron Man dalam balutan Mark II, Mark IV, dan Mark VI Armor.
Iron Man 2 tidak lebih nendang dari prekuelnya. Agak lambat di pertengahan dan baru seru penuh aksi menjelang akhir. Moviegoers lelaki mungkin akan menyukai parade perempuan seksi bergoyang mendampingi Tony di atas panggung saat Stark Expo di awal cerita. Chemistry Downey dengan Paltrow kurang begitu nonjok walau mereka berbagi ciuman. Lebih asyik menyaksikan Scarlett Johansson yang seksi beraksi menekuk penjahat.
Sinopsis Iron Man 2
Dikisahkan setelah dunia tahu bahwa sosok di balik Iron Man adalah miliarder Tony Stark, Tony mendapatkan tekanan dari pemerintah agar menyerahkan teknologi baju tempur Iron Man kepada militer. Pemerintah yang diwakili oleh Senator Stern, menghadirkan James Rhodes atau Rhodey, sahabat Tony, untuk bersaksi dan menekan Tony. Namun Tony dengan tegas menolak menyerahkan rahasia teknologi baju tempur Iron Man kepada pihak militer. Walau Iron Man telah banyak berjasa dan menjaga keamanan dunia, tapi pemerintah was-was dengan adanya warga sipil yang mempunyai persenjataan canggih.
Tak ada seorangpun yang tahu termasuk orang-orang terdekatnya, jika Tony keracunan Palladium. Hanya Jarvis (suara oleh Paul Bettany), komputer milik Tony, yang mengetahui keadaan Tony yang sesungguhnya. Palladium yang ditanamkan di dalam arc reactor di dada Tony secara perlahan meracuni Tony. Menyadari hidupnya tak lama lagi, Tony menyerahkan kursi CEO Stark Industries kepada Pepper dan mengangkat Natalie, pegawai bagian legal sebagai asistennya.
Saat sedang berlomba di Monte Carlo, Tony diserang oleh Ivan Vanko yang bersejatakan semacam cambuk beraliran listrik. Vanko juga mampu menciptakan arc reactor sejenis dengan milik Tony. Untung Pepper dan Hogan datang tepat waktu sambil membawa armor dan menyerahkannya kepada Tony, hingga Tony bisa melumpuhkan Vanko.
Menyadari hidupnya takkan lama lagi, Tony berpesta saat ulang tahunnya dan melakukan apapun yang diinginkannya sehingga menyebabkan kekacauan. Rhodey turun tangan dan pertengkaran tak terelakkan diantara mereka. Rhodey lalu membawa pergi baju tempur War Machine dan menyerahkannya kepada pihak militer untuk diteliti. Tapi ternyata War Machine malah jatuh ke tangan Justin Hammer, padahal Hammer berkomplot dengan Ivan Vanko. Hammer membebaskan Vanko dari penjara dan memfasilitasinya untuk menciptakan teknologi yang bisa mengalahkan teknologi baju tempur Iron Man.
Akhirnya Nick Fury dari S.H.I.E.L.D muncul. Dia didampingi oleh Natalie. Natalie adalah agen S.H.I.E.L.D yang sedang menyamar. Mereka lalu memberikan koper peninggalan Howard Stark, ayah Tony. Tony diminta untuk mencari jalan agar bisa mengobati keracunan Palladium yang dideritanya dengan meneliti peninggalan ayahnya.
Bagaimana kisah selanjutnya, akankah Tony berhasil menghentikan Vanko dan Hammer serta menyembuhkan dirinya? Silahkan moviers menyaksikan sendiri. Selamat nonton......

Tidak perlu ikut menjadi aktivis Greenpeace atau apapun itu demi menjadi seorang pecinta lingkungan.
Di saat pemanasan global kian menggila, polusi merajalela, cuaca tak beraturan seperti sekarang, memang selayaknya setiap orang menjadi pecinta lingkungan.
Bagaimana caranya? Mudah saja. Berikut LiveScience memberi 10 tips melindungi bumi dari kehancuran. Semuanya adalah cara-cara sederhana yang dapat kita mulai dari hari ini. Apa saja itu?
1. Gunakan bola lampu jenis flurosen alias Fluorescent Lights (CFLs).
Lampu ini memang lebih mahal ketimbang lampu bohlam biasa. Tapi daya tahannya 10 kali lipat lebih lama dan yang pasti lebih hemat energi. Ini bukan iklan. Studi membuktikan bila lampu CFL menyerap energi 75 persen lebih sedikit daripada nola lampu kuning terang benderang biasa. Dalam setahun CFL mampu mengurangi produksi karbon dioksida hingga 500 pon. Ini setara dengan polusi yang dihasilkan 17 mobil di jalan raya selama satu tahun!
2. Hemat listrik di rumah.
Petuah klasik yang tak pernah ketinggalan zaman. Justru kian lama petuah ini kian dibutuhkan realisasinya, bukan sekadar teori. Padamkan lampu di siang hari. Matikan AC saat ruangan tak dihuni. Asal tahu saja rata-rata setiap rumah menghasilkan emisi gas rumah kaca dua kali lipat dari yang diproduksi sebuah mobil. Jadi jangan karena tidak mengeluarkan asap hitam dari knalpot mobil Anda maka Anda sudah merasa sebagai pahlawan lingkungan.
3. Jangan Gunakan plastik.
Sebisa mungkin hindari pemakaian plastik. Tas plastik memang banyak dipakai pasar swalayan maupun tradisional dalam mengemas belanjaan. Ada baiknya kita membawa tas kain atau kertas sendiri dari rumah dan menolak dengan halus tas plastik dari penjual. Mengapa? Plastik bukan bahan yang dapat hancur dengan sendirinya di pembuangan sampah. Sejumlah kandungan dalam bahan tersebut justru merusak kesuburan hayati tanah.
4. Maksimalkan penggunaan komputer.
Memang di era kini sudah jarang orang berkirim surat melalui pos. Tapi jangan salah, masih banyak perkantoran maupun pribadi yang lebih suka menyimpan dokumen atau surat-surat secara tradisional, yakni dengan dicetak di atas kertas. Memang ada beberapa surat berharga yang tak bias tergantikan dengan surat elektronik. Namun selama sebuah dokumen dapat disimpan secara elektronik di komputer, usahakan lakukan itu. Asal tahu saja, kertas yang kita pakai telah sukses menggunduli hutan akibat perusahaan kertas telah menebang pohon-pohon sebagai bahan dasarnya.
5. Beli produk lokal.
Hentikan membeli produk pangan impor. Dengan mengonsumsi apa yang ada di dekat kita, maka kita berperan dalam mengurangi polusi dan pemborosan energi. Mengapa harus mengimpor daging sapi dari Australia jika sapi lokal tak kalah lezatnya. Bayangkan berapa energi dihasbiskan dan polusi dihasilkan dari sekadar mendatangkan sosis Eropa atau keju Belanda ke meja makan Anda. Sebagai informasi, anggur dari Napa Valley harus mengarungi jarak sejauh 2.143 mil demi berada di pasar swalayan Chicago .
6. Praktikan prinsip 3 R
Reduce, Reuse, Recycle. Kurangi konsumsi, gunakan kembali barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan, dan daur ulang bahan tertentu. Mengucapkannya memang mudah, tapi tidak menjalankannya. Hanya sekali memulai, kita akan terbiasa.
7. Pelan-pelan singkirkan energi tak terbarukan.
Agak sulit memang jika tak didukung dengan ketersediaan produk dan infrastruktur. Tapi bukan berarti tak mungkin. Kalau ada pilihan dimana kita bias menikmati listrik dengan sumber sinar matahatri atau angin, mengapa tidak? Lebih bersih dan hemat energi.
8. Bunuh produk penghisap listrik
Tanpa disadari, kita terus menerus membeli dan mengngunakan produk yang menghamburkan energi. Televisi (TV) adalah salah satunya. Tanpa sadar sebuah keluarga kerap menyalakan TV tanpa henti 24 jam walau tidak ditonton. Begitu juga komputer, DVD player dan charger ponsel yang terus terhubung ke colokan listrik.
9. Kurangi pemakaian bahan kimia.
Bahan kimia bukanlah bahan alami. Seperti bahan buatan lainnya, bahan ini tak dapat lebur dengan sendirinya dan meninggalkan efek buruk pada kehidupan. Pestisida, obat nyamuk dan sejumlah bahan pembersih ruangan mengandung aneka komponen kimia yang tanpa sadar ikut kita hirup seumur hidup kita. Bahkan pangan sayur dan buah pun ikut membawanya ke dalam tubuh kita. Cara mengatasinya? Maksimalkan konsumsi bahan-bahan alami, termasuk sayuran organik.
10. Hijaukan rumah Anda!
Banyak di antara kita yang mengaku cinta lingkungan, cinta penghijauan, namun faktanya nyaris tak pernah menanam apapun di halaman rumahnya. Oke jika Anda tak punya halaman rumah. Setidaknya usahakan Anda memberi kesempatan bagi tumbuhan untuk hidup di sekitar. Tanaman gantung atau hidroponik cukup membantu bagi Anda yang tinggal di apartemen, rumah susun atau kos.
Penulis : Merry Magdalena